Haiiiiiiiiiiii
guys, Kembali lagi dengan saya @Nhalim_Nh (on Twitter) hahaha promosi :D. Well,
untuk kali ini saya mau mencoba membahas tentang judul di atas dengan versi
saya. So,.. jika temen – temen ada yang menemukan hal – hal yang agak rumpang
dalam tulisan ini, mohon dikoreksi dan dibenahi yahh. :D
Mimpi,
cita – cita atau keinginan yang besar sangatlah baik untuk memotivasi diri kita
agar selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan ini. Karna menurut saya, “
Orang besar adalah orang yang berani mempunyai mimpi besar dalam hidupnya
karena dia percaya bahwa ada Allah yang maha besar yang selalu membatu untuk
mewujudkan mimpinya yang besar tersebut”. Tak peduli seberapa sulit untuk
mewujudkannya, tak peduli minimnya kemampuaannya saat ini, tapi karna rasa
percaya diri yang besar serta yakin bahwa apapun bisa terjadi jika kita terus
berusaha mewujudkannya. Tak peduli harus berapa kali terrjatuh, tak peduli
berapa banyak duri yang yang menghadang, tak peduli perkataan yang memengaruhi
fikiran untuk berhenti melangkah. Tapi ketika pondasi rasa “ingin/mau” dalam
diri kita telah kuat dan begitu besar untuk mewujudkan sebuah mimpi tersebut maka
itu menjadi sumber kekuatan yang selalu ada untuk menompangmu agar selalu “
have power full to get your dream “.
O yaaa….
Temen – temen pasti pernah mendengar istilah input, proses, dan output kan??? Sekilas pasti dalam benak kalian jelas, input
itu masukan, proses situ cara untuk menghasilkan sesuatu, dan output itu
keluaran,… Right??. Yah…memang hampir seperti itulah jalan yang mesti kita lalu
dalam mencapai mimpi kita. Contoh nih, kita ingin menjadi siswa/siswi dari
sekolah A, maka yang harus kita lewati adalah :
Mendaftar
(input), mengikuti tes; tes tertulis, kesehatan dan wawancara(proses), dan
menerima hasil akhir/ pengumuman (output). Nah,.. kalau kita sudah mempunyai
berkas untuk mendaftar maka kita akan memperoleh kesempatan untuk mengikuti tes
masuk di sekolahan tersebut kan?, tapi kalau kita ada salah satu berkas wajib
yang tidak ada, padahal berkas itu harus ada dalam lampiran saat kita mendaftar.
Apa yang akan terjadi?? Pasti kita tidak mendapatkan kesempatan untuk mengikuti
tes bukan, apalagi dengan pengumuman di terima atau tidaknya, jelas kita tidak
ada dalam daftar saat pengumuman nantinya.Lain halnya jika sudah memenuhi
berkas pendaftaran,kemudian mengikuti tes. Nah tinggal menunggu pengumumannya
dah. Tapi apa dengan begitu saja kita akan dinyatakan lulus dan di terima di
sekolah A tersebut??. Bisa iya bisa tidak, kok bisa begitu, yah bisalah. Apapun
bisa terjadi selama masih ada kehidupan di dunia ini. Hehehe.
Back to
topic, okeee menurut saya dari tiga proses di atas yang paling dominan dan yang
harus kita bener – bener kita fokusin adalah “proses”. Jelas dong yah, karena
proses yang mempunyai andil besar dalam menentukan ending atau outputnya.
Karena apa ketika kita mendaftar di sekolah A tadi pasti syarat berkas yang
kita bawa saat mendaftar sama dengan siswa/siswi yang lain kan, pastilah
namanya juga mendaftar disekolah yang sama lain halnya kalau kita mendaftar di sekolah
yang menerima beberapa jenis kalangan siswa/siswi dari beberapa golongan bisa
dari ,,,……….stttt stop (tutup mulut) hehehe OOT nih :D *membayangkan sesuatu*.
Nah buat
proses?? Apakah sama antara calon siswa/siswi yang satu dengan yang lain?? Lagi
– lagi bisa iya bisa tidak, tapi sebagian besar jelas berbeda karena kita tahu
setiap calon siswa/siswi mempunyai karakteristik dan kemampuan yang berbeda.
Disinilah mengapa saya katakan mengapa proses mempunyai andil yang besar dalam
menentukan output. Ketika calon siswa/siswi mempersiapkan dan menjalani proses
dengan baik sesuai kemampuan mereka maka hasilnya juga akan baik. Apakah baik di
sini adalah jika hasil pengumuman nantinya dinyatakan lulus dan diterima?? No
no,.. menurut saya tidak. Karena belum tentu proses baik hasilnya baik juga
(dinyatakan lulus dan diterima). Karena untuk hasil itu sebuah rahasia dari_Nya
dan kembali ke kita.
Sikap
kita pada saat mendapati pengumuman (output) lah yang menentukan atau
menunjukan proses kita sudah benar atau belum. Loh kok bisa?? Bisalah saya gitu
loh,.. :D hehehe *tepukjidattetangga* #ehhh :v
Saat
kita mampu menyikapi dengan baik apapun yang terjadi pada output maka disitulah
letak bahwa temen – temen itu telah melakukan proses dengan baik atau belum.
*mencobaberfikir* :D
Seperti
halnya dengan mimpi kita. Kita harus input dulu (menentukan mimpi), kemudiaan
menjalani proses (berusaha melakukan hal – hal yang mendukung terwujudnya mimpi
kita tersebut sebaik mungkin dengan memaksimalkan potensi diri yang ada), dan
outputnya kita pasrahkan pada sang Pemilik Life Mapping. :D
Dan
menurut saya memang dibutuhkan tingkat kesabaran yang ekstra dalam menjalani
setiap proses dalam hidup ini termasuk dalam mewujudkan sebuah mimpi atau cita
- cita. Bagaimana tidak karena melalui proses inilah adalah salah satu Maksud
Allah sang pemilik life mapping menempa kita agar menjadi pribadi yang tangguh
yang nantinya mempunyai sesuatu yang bernilai bagi sesama. Jangan pernah takut untuk
hasilnya, karena jika niat yang baik,proses yang baik Insya Allah hasilnya pun
baik. Yang terpenting adalah kita bisa tetap berprasangka baik dan positif
thinking apapun hasilnya dan tetap dekat dengan_Nya. Itu yang luar biasa.
“Happy Ending Full Barakah with Allah”.
Selamatttttttttt
Berproses (‘:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar